17 November, 2020

DPRD Tebo Sahkan 8 Perda dan RAPBD 2021

 



 

Gaungmerdeka.com,TEBO - DPRD Kabupaten Tebo, Jambi, menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo terhadap 1 ranperda inisiatif DPRD tahun 2020 dan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD tentang APBD tahun anggaran 2021 dan 7 ranperda eksekutif Kabupaten Tebo tahun 2020.


Paripurna yang berlangsung di aula utama gedung DPRD Tebo, Senin (16/11), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mazlan dan di hadiri para wakil ketua dan anggota DPRD Tebo, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor, lembaga, isntansi vertikal, para Kepala OPD, Kepala Bagian Setda, Pimpinan cabang Bank Jambi, para Direktur/Pimpinan BUMD Tebo.



 

Mazlan menyatakan seluruh fraksi menyetujui tujuh Ranperda dan satu Ranperda Inisiatif menjadi Perda atau peraturan daerah, namun demikian terkait pengesahan RAPBD TA 2021 beberapa program aspirasi dewan yang pro masyarakat yang berada di kesatuan dan instansi pemerintah belum dapat dianggarkan secara keseluruhan.


Sebagai pimpinan DPRD, Mazlan menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak, yang merasa program-program dikesatuan, di instansi instansi yang belum dapat terpenuhi pada tahun anggaran 2021 ini.


Bupati Tebo Sukandar melalui wakil Bupati Syahlan mengatakan bahwa penyusunan APBD TA 2021 merupakan tahun pertama penerapan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Tentunyakita semua harus berpedoman pada aturan tersebut.



 

“Dan ini menjadi tantangan bagi kita semua bahwa dalam pengelolaan keuangan kabupaten Tebo yang selama ini berjalan dengan baik harus tetap kita pertahankan,” kata Bupati.


Dia menyampaikan bahwa pada saat Kabupaten Tebo telah menyelesaikan pembahasan Tujuh( 7 )perda dan satu (1) perda inisiatif yang terdiri dari,  Perda Retribusi Penyedian dan atau Penyedotan Kakus, Perda Pengelolaan Sampah, Perda penyelenggaraan Pelayanan Publik, Perda Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Tirta Muaro, Perda Lembaga Adat Wilayah Seentak Galah Serengkuh Dayung, Perda Perubahan Badan Hukum Perusahaan Daerah Tebo Holding Company menjadi PT. Tebo Hutama Cipta (persero), Perda Pemekaran wilayah Kelurahan Wiroto Agung menjadi Kelurahan Wiroto Agung, Kelurahan Sarana Agung, dan Kelurahan Mandiri Agung dan Perda Penyelenggaraan Kearsipan.



 

"Dengan telah disetujuinya Ranperda menjadi Perda tersebut, semoga dengan selesainya pembahasan perda tersebut dapat berdampak baik langsung maupun tidak langsung dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tebo Jambi, serta menjadi pedoman dalam tatanan kehidupan bermasyarakat di kabupaten Tebo Jambi Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung yang kita cintai ini," ujarnya.(GM Red)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gaungmerdeka.com

Seorang Ketua RT Tewas di Bacok Ipar Dengan Parang

Gaungmereka.com,TEBO- Jatmiko (40)  warga Desa Sido Rukun Tewas mengenaskan akibat di  dibacok dengan sebilah parang oleh Sumardi yg masih s...