28 November, 2020

Kasus Baru 4 orang Warga Terkomfirmasi Positif Covid 19.

 



Gaungmerdeka.com,TEBO- Hampir setiap setiap harinya terjadi penambahan kasus baru pasient Positif terkomfirmasi Covid19 di kabupaten Tebo di ahkir November 2020.

Hari ini Sabtu (28/11/2020) 4 orang warga Tebo kembali terkomfirmasi Positif Covid19 hal ini di sampaikan dr.Riana Elizabet Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tebo kepada awak media melalui pesan singkat dalam grub Whass Up Media Center sarana Informasi publik terkait penanganan perkembangan penyebaran Virus Corona 19 di Tebo.


Dalam pesannya Riana yang juga merupakan anggota Tim Gugus Tugas Covid19 Tebo ini membeberkan data nama warga Tebo yang baru saja terkomfirmasi positif Covid19 per Hari ini Sabtu (28/11/2020)

Berikut Datanya.

1. Ny. AF, 28 thn, alamat Jl. Dewi Sartika, Kel. Wirotho Agung, Kec. Rimbo Bujang, Kab. Tebo.

2. Tn. ADR, 44 thn, alamat Jl. DS, Kel. Wirotho Agung, Kec. Rimbo Bujang, Kab. Tebo.

3. Ny. JUM, 47 thn, alamat Dusun Tunas Karya, Desa Pematang Sapat, Kec. Rimbo Bujang, Kab. Tebo.

4. Ny E, 47 thn, alamat Jl. Kapuas II, RT 012, Desa Bangun Seranten, Kec. Pintas Tuo, Kab. Tebo.

Di Tambahkan Riana Semua Pasien saat ini melakukan Isolasi mandiri,Tutupnya Sambil berpesan Tetap jaga pola hidup sehat dan Tetapkan Protokol Kesehatan.(HRF GM)

Usai Pecahkan Kaca Mobil Korban, Maling Kabur Bawak 600 Juta




Gaungmerdeka.com, TEBO – Niat untuk membeli getah karet, terpaksa diurungkan Tomi Lim. Pria berusia 71 tahun ini, kehilangan uang senilai Rp 600 juta, di Jalan RA Kartini Kelurahan Wirothoagung, Kecamatan Rimbobujang, Kabupaten Tebo.

Peristiwa yang menimpa warga Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi ini terjadi Jumat (27/11), sekira pukul 12.00. Informasi yang didapat, Tomi sengaja ke Rimbobujang untuk membeli getah karet.

Di hari kejadian, bersama Pendi (35), dia mengambil uang senilai Rp 600 juta dari sebuah bank di Rimbobujang. Mereka pun lalu makan siang di Warung Makan Pecel Lele Dua Putri, Kecamatan Rimbobujang.

Rupanya, gerak gerik mereka sudah dipantau oleh dua orang tak dikenal. Saat mereka sedang makan itulah, pelaku beraksi. Pelaku yang diketahui mengendarai sepeda motoritu, memecah kaca depan sebelah kiri, dan langsung mengambil uang yang ditinggal dalam mobil. "Kaget, pelaku 2 orang memecah kaca mobil dan mengambil duit saya Rp 600 juta," kata Tomi,

Sementara itu, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan, ada dua orang tak dikenal mondar-mandir di sekitar tempat makan korban. Tak hanya itu, mereka bahkan sempat memesan mie di salah satu warung.

"Orangnya mondar-mandir dari tadi, memang mencurigakan," kata wanita ini. Terpisah Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Cindo Kottama mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP.

"Kita juga sudah meminta keterangan korban, saat ini masih melakukan pengembangan di lapangan," kata dia. Tak hanya itu, mereka juga sudah memeriksa CCTV yang ada di sekitar tempat kejadian.(HRF GM)

27 November, 2020

Pemkab Tebo Salurkan Bantuan, Wabub Syahlan Pantau TKP Pastikan ,Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi


Gaungmerdeka.com,TEBO- Wakil Bupati Tebo Syahlan SH. memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir di Desa Pintas Tuo dan enam desa di Kecamatan Muara Tabir terpenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Tebo.


"Kami Pemkab Tebo hari ini telah menyerahkan bantuan sembako dan bantuan lainnya untuk masyarakat yang terdampak banjir. Nantinya akan kita instruksikan kepada OPD terkait untuk terus memantau kebutuhan lainnya." ujarnya.


Wabup Syahlan didampingi Ketua GOW Yemi Suwarti SE MM, Kepala Dinas Kominfo, PUPR, TPHKP, Dinsos, dan perwakilan BPBD melakukan peninjauan sekaligus penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir di Desa Pintas Tuo Kecamatan Muara Tabir, Jum'at (27/11/2020).


Untuk desa yang sulit dijangkau, Wabup Syahlan menjelaskan akan dilakukan distribusi logistik dan bantuan dengan menyiapkan perahu karet dengan ukuran yang lebih besar.


Disamping itu beliau juga meminta kesiapsiagaan tenaga medis, personil BPBD, unsur TNI-POLRI untuk membantu masyarakat dalam menangani dampak banjir.


Selanjutnya untuk  menekan resiko kerugian para petani yang gagal panen, Wabup Syahlan mengatakan Pemkab Tebo melalui Dinas TPHKP akan memberikan benih padi kepada para petani yang nantinya bisa digunakan setelah banjir surut.


Tidak lupa disela kunjungannya di tengah masyarakat, Wabup turut memotivasi masyarakat untuk tetap kuat menghadapi bencana dan berharap kondisi masyarakat kembali normal.(HRF GM)

6 Orang Warga Tebo Positif Covid 19,Dominan Nakes dan Riwayat Kontak Erat




Gaungmerdeka.com,TEBO- Penyebaran Virus Corona (Covid 19) di Kabupaten Tebo Terus meningkat dan hampir setiap harinya dalam minggu ahir bulan November ini terjadi penambahan Warga yang  Terkomfirmasi Positif Covid 19,Jumat (27/11/2020)

Belum Sehari berselang  ada penmbahan psien Positif Covid 19 ,Hari ini terjadi lagi penambahan 6 Orang warga Terbo Terkomfirmasi Positif Covid 19,jika di lihat dari riwayat terjangkitnya lebih dominan mereka yang memiliki kontak erat dengan psien Positif sebelumnya,Anggota keluarga dan juga Tenaga Kesehatan (Nakes) yang memang memiliki Resiko Cukup Tinggi Terjangkit Virus Corona 19 mengingat Profesi kerja mereka sebagai pelayan kesehatan masyarakat. 


Informasi tentang adanya penambahan pasien Positif Covid 19 ini di benarkan oleh dr.Riana Elizabet Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tebo.


Dalam keterangannya Riana menyebutkan  bahwa enam orang tersebut diantaranya memiliki riwayat kontok erat dengan pasien  yang sebelumnya terjangkit positif Covid 19 dan diantaranya adalah tenaga kesehatan di pukesmas yang ada di kabupaten Tebo.


" Hari ini Tebo ada penambagan lagi pasien Postif ,mereka adalah 1,PA (7 ) beralamat di kompi Tebo memiliki kontak erat dengan Ny L, 2.Ny SW,(30)  warga Desa Teluk langkap Kecamatan Sumay,3.Tuan  I. (26)warga Desa  teluk singkawang Kecamatan  Sumay,4.Ny RK(39 ) Warga Kecamatan Tebo tengah,5.Ny FY(56) dari kec Tebo tengah,dan 6, Nn FS(20)  kecamatan Tebo tengah ",Papar Riana yang juga anggota Tim gugus Tugas Covid 19 Tebo


Riana juga  menambahkan bahwa pasien  No 1 adalah  Nakes Puskesmas TT, untuk pasien No 2 dan 3 adalah Nakes puskesmas TS,sumay,Kemudian No 4 dan 5 adalah Nakes puskesmas TT yang No 6 adalah anak Nakes puskesmas TT ,Semua Pasien melakukan isolasi mandiri,Tambahnya.


Kemudian  kata Riana lagi,Untuk saat ini Tebo dalam Zona Orange,Jaga kesehatan dan terapkan selalu Prokes dalam keseharian kita,Tutupnya sambil berpesan.(HRF GM)


26 November, 2020

Banjir Landa 6 Desa Ansur Surut,BPBD Tebo,TNI/Polri Siapkan Dapur Umum




Gaunmerdeka.com,TEBO- Banjir yang melanda Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi pada Selasa (24/11) lalu yang merendam ratusan rumah di 6 desa dan melumpuhkan jalur transportasi jalan utama yang biasa di lewati oleh kendaraan warga.


Camat Muara Tabir, Samsul Hidayat Kamis (26/11/2020) melaporkan bahwa banjir yang melanda sejak Selasa (24/11/2020) lalu di enam desa, yaitu Pintas Tuo, Macang Gedang, Bangko Pintas, Tambun Arang, Olak Kemang dan Tanah Garo berangsur mulai urut.


" Jumlah warga yang tedampak banjir sebanyak 2687 Kepala Keluarga. Sedangkan untuk kerugian yang timbul akibat banjir belum bisa di deteksi jumlahnya "ucap Camat.


Sejauh ini Camat menyebut, fasilitas umum yang berada di Kecamatan Muara Tabir seperti kantor desa, fasilitas kesehatan, sekolah terendam semua dengan ketinggian banjir rata-rata 70 CM " ujarnya.


" Dikatakan Camat, banjir yang terjadi sejak Selasa lalu hingga saat ini menurut laporan setiap desa sudah mulai surut hingga 10 CM dari ketinggian 1 Meter. 


Terpisah laporan serupa di sampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebo melalui Kepala bidang (Kabid) Kedaruratan dan logistik Antoni Faksi bahwa dari 8 desa yang tedampak banjir sebanyak 6 desa. 


Untuk evakuasi warga di enam desa hingga saat ini belum ada,namun mereka hanya mengungsi di pasar yang datarannya lebih tinggi, ada juga di mobil truk milik warga menggunakan terpal "kata Antoni.


Selain itu data real yang di dapat BPBD dilapangan, sedikitnya 90-an hektar sawah yang berada di setiap desa disana siap panen turut terendam banjir, dan BPBD sudah melaporkan melalui surat kepada dinas pertanian.


"Namun demikian, akses jalan utama menuju Kabupaten Tebo dan Kabupaten tetangga yaitu Merangin masih terputus. Saat ini lanjut Antoni, BPBD bersama TNI-Polri telah mendirikan tenda darurat untuk dapur umum. (nur/HRF GM)

Balita di Tebo Terkomfirmasi Positif Covid 19, Isolasi Mandiri



Seorang Bayi dibawah lima Tahun (Balita). AZS(2) Warga Desa Jayapura sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu terkomfirmasi positif Covid 19 di sebakan kontak erat dengan pasien positif Covid19  EHF Sebelumnya Kamis(26/11/2020)

Hal ini di ketahui dari Informasi dr.Riana Elizabet Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tebo

"Hari ada penambahan lagi seorang bayi AZS umur 2 Tahun kontak Erat EHF dan Padien lakukan Isolasi mandiri ",  Ungkap Riana dalam pesan singkatnya kepada Wartawan dalam grub Media Center Sarana Informasi Publik terkait Penanganan penanggulangan penyebaran Covid19 di Tebo 


Riana juga berpesan agar semua tetap menjaga pola hidup sehat 

"Jangan lupa Terapkan Selalu Prokes ",Pesan Riana yang Juga anggota Tim Covid 19 Tebo.(HRF GM)


Najib; Penangkapan Tersangka HD berkaitan dengan Tahanan Titipan Kejaksaan di Lapas Kelas II B Muara Tebo


Gaungmerdeka.com, Tebo - Terkait penangkapan tersangka tindak pidana narkotika diduga jenis sabu pada Senin (23/11/2020) HD warga RT. 03 Desa Pelayang  Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo, melakukan penggerebekan terhadap tersangka pada pukul 11.00 wib, dan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu yang diakui kepemilikannya oleh tersangka, kemudian pihak Kepolisian Satres Narkoba Polres Tebo melakukan pengembangan, kemudian tersangka menginformasikan bawa ia mendapatkan barang haram tersebut dari saudara yang berinisial UR melalui AP merupakan tahanan Kejaksaan yang dititipkan di Lapas Kelas II B Muara Tebo.

Sebelumnya gaungmerdeka.com merilis bahwa narkoba tersebut dikendalikan dari dalam Lapas Kelas II B Muara Tebo, namun setelah dilakukan konfirmasi kepada Muhammad Najib Selaku  Kalapas Kelas II B Muara Tebo mengatakan;

"Memang benar ada kaitannya tersangka sabu yang ditangkap tersebut dengan AP tahanan yang ada di lapas Kelas II B Muara Tebo, namun tahanan tersebut bukan tahanan binaan kita, melinkan tahanan yang dititipkan oleh Kejaksaan Negeri Tebo, yang posisi tahanan tersebut masih diruangan isolasi, karna baru dititipkan pada hari Selasa (24/11/2020), jadi tidak ada warga binaan kita yang mengendalikan narkoba dari dalam Lapas" Tegas Najib saat memberikan penjelasan kepada media gaungmerdeka.com. (HRD GM)



25 November, 2020

Tebo Tambah Lagi 5 Pasien Positif Covid19,Tetap Jaga Pola Hidup Sehat Terapkan Prokes.



Terus bertambah dan hampir setiap harinya penyebaran Virus Corona 19 di Tebo dalam minggu di bulan ini,Hari ini Rabu (25/11/2020) dr.Riana Elizabet Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes)Kabupaten kembali mengimformasikan penambahan 5 Orang pasien terkomfirmasi Positif Covid19 di Tebo.

Melalui pesan singkatnya Riana sampaikan data penambahanan kepada tim media Center ,Berikut datanya.1.Tn TPA,(15) , Desa Teluk kembang jambu,kontak erat  pasien SWA.Tuan SY,(31) Desa wirotho agung kecamatan  Rimbo bujang,Kontak Erat dengan Nyonya Y pasien positif Covid19.Tuan K(62) Asal Desa Eirotho agung Kecamatan  Rimbo bujang kontak erat Nyonya Y,Nn RRS(16) Desa wirotho agung Kecamatan Rimbo bujang,kontak erat Nyonya Y dan juga Nyonya SR,43 Desa wirotho agung Kecamatan Rimbo bujang,Kontak erat Nyonya Y,Terang Riana.

Riana menambahkan jika para pasien tersebut saat ini mrlakukan isolasi mandiri,Tutupnya (HRF GM)





Resnarkoba Polres Tebo Ringkus 1 Pengedar Sabu Jaringan Tahanan Titipan di Lapas Kls II B

 





Gaungmerdeka.com,Tebo - Kembali Resnarkoba Polres Tebo kembali berhasil mengamankan bruto 1.49 Gram sabu, dari Haidir (41) yang merupakan 1 (satu) orang pelaku penyalahgunaan Narkoba jaringan Lapas Klas IIB Tebo. Hal ini disampaikan Kapolres Tebo AKBP Gunawan Trisaksono, SIK melalui Kasat Resnarkoba, IPTU Parlyn Sagala, SH, Rabu (25/11/2020).


Dirinya menyampaikan, penangkapan yang dilakukan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tebo berdasarkan informasi warga Desa Pelayang, Kecamatan Tebo Tengah. Bahwa didesanya sering terjadi transaksi Narkoba jenis shabu. 


"Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Tebo langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian, dan menangkap pelaku," kata IPTU Parlyn Sagala, SH.


Dikatakannya, pada saat dilakukan pengeledahan terhadap Haidir, dirinya langsung mengakui barang bukti yang didapatkan oleh petugas adalah miliknya sendiri, yang didapatkannya dari pelaku JR, melalui rekannya AP, yang merupakan tahanan Titipan dari kejaksaan di Lapas Klas IIB Tebo.


"Setelah melakukan penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan barang bukti paket Narkotika jenis sabu, yang diakui pelaku miliknya," jelasnya lagi.


Dari hasil penangkapan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa;

7 (Tujuh) buah paket kecil di duga Shabu seberat bruto 1,49 gram, 2 (Dua) Buah sendok pipet, 3 (Tiga) Pack plastik klip baru, 1 (satu) buah timbangan digital, 1 (satu) buah dompet warna coklat, 1 (satu) buah HP samsung lipat warna hitam, serta uang sebesar RP 200.000.


"Dari perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan 15 tahun penjara," pungkasnya. (Red-GM)

24 November, 2020

Jenazah Korban Lonsor PETI

 

Suasana saat jenazah korban peti di bawah dari lokasi kejadian ke rumah duka.

Di ketahui korban warga desa dusun tuo ilir kecamatan tebo ilir.

Korban meninggal akibat tertimpa tanah longsir saat menambang emas (PETI)

Lokasi peristiwa Diduga di Lahan milik koperasi Tunas Muda dalam kawasan areal izib PT.Persada Harapan Kahuripan (PT.PHK)
(HRF GM)

dr.Riana Elizabet Kadinkes : 106 Anggota KPPS Tebo Reaktif Rapid Tes Agar Isolasi Mandiri

 


Gaungmerdeka.com,TEBO- Sejak tanggal 14 hingga tanggal 23 kemarin komisi pemilihan umum kabupaten tebo menggelar rapid tes bagi anggota kpps hasilnya ada 106 yang reaktif rapid tes 

kepala dinas kesehatan kabupaten tebo dr riana elizabet mengatakan  ratusan anggota yang reaktif tersebut secepatnya akan dilakukan swab tes  langkah ini untuk mengetahui apakah anggota kpss tersebut memang benar positif mengidap wabah covid 19 


"sebagian sudah dilakukan swab, dan secepatnya hasil swab keluar pada minggu ini,"jelas dr riana


selain itu dalam mengantisiapsi timbulnya klaster pilkada / Dr Riana menyampaikan dinas kesehatan bersama rumah sakit dan juga ikatan dokter tengah melakukan pertemuan untuk pembahasan persiapan ruangan iso covid yang dipersiapkan pemerintah kabupaten tebo 


dr riana meminta kepada anggota yang reakrif untuk tetap melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing menjelang jadwal swab dilakukan oleh tim satgas covid tebo.(HRF GM)

Kasus Baru,4 Pasien Terkomfirmasih Positif Covid19 di Tebo Lakukan Isolasi Mandiri


Gaungmerdeka.com,TEBO- Terjadi lagi penambahan 4 Orang  Pasien terkomfirmasi Positif Covid 19 di wilayah Kabupaten Tebo Provinsi Jambi berdasarkan informasi dari Tim Gugus Tugas  Covid19 Tebo pada,Selasa(24/11/2020)


Informasi ini di sampaikan langsung oleh dr.Riana Elizabet Kepala Dinas Kesehatan Tebo salah seorang anggota Tim Gutas Covid19 Tebo melalui pesan singkat dalam grub WA Tim Media Center sarana komunikasi dan informadi publik terkait perkembangan penanganan penyebaran Covid 19 dalam wilayah Kabupatrn Tebo.

Berikut keterangan data yang di sampaikan Riana.


"Selamat malam  Semua ..Izin menyampaikan informasi tetkait penambahan pasien positif Covid 19 per (23/11/2020) 1. Alm. Tn. HB, 59 thn, alamat Jl. Air Panas, RT 016/ RW 006, Desa Sungai Bengkal, Kec. Tebo Ilir, Kab. Tebo.2. Ny. R, 52 thn, alamat Desa Semabu, Kecamatan Tebo Tengah, Kab. Tebo.3. Ny. N, 39 thn, alamat Desa Semabu RT 007, Kecamatan Tebo Tengah, Kab. Tebo.4. Ny. NS, 37 thn, alamat Asrama Kompi Senapan B, Kec. Tebing Tinggi, Kab. Tebo.," Urai Riana.


Selanjutnya Riana menambahkan bahwa pasien No 3 adalah Tenaga Kesehatan (Nakes),bidan Desa,No 4 adalah staf di Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD ) I,kabupaten Tebo dan Ke 3 pasien tersebut melakukan  isolasi mandiri dan dalam pantauan Tim Covid19 Tebo,Tutup Riana (HRF GM)



DPP LSM Mawar Dampingi Warga Ketalo Tutup Jalan Akses PT.PAH


Gaungmerdeka.com, Tebo - Masyarakat kelurahan Ketalo Kecamatan Tebo Ilir kabupaten Tebo Provinsi Jambi di dampingi DPP LSM MAWAR Indonesia melakukan penutupan jalan yang menjadi akses Transformasi kendaraan oprasional PT.Persada Alam Hijau (PAH). Selasa (24/11/2020)

Hal tersebut di benarkan oleh Ketua LSM Mawar Martin Saragih saat di komfirmasi melalui Celular terkait  yang melatarbelakangi pemblokiran jalan tersebut.

"Ya..Benar kami (LSM Mawar) bersama masyarakat kelurahan muaro Ketalo yang melakukan pemblockiran Jalan tersebut,Sebab sebutnya masyarakat setempat sudah merasa resah dan di rugikan karena jalan yang gunakan menjadi akses transportasi oprasional dari 1983 oleh PT Bungo MASTIMBER yang membuat jalan loging untuk mengeluarkan kayu lock namun tanpa adanya ganti rugi kepada masyarakat dan Setelah itu  pada tahun 2008 PT PAH (PERSADA ALAM HIJAU) juga mengunakan jalan tersebut sebagai jalan lalu lintas transportasi armada mobil dari PT PAH juga tanpa adanya ganti rugi dan kesepakatan dari masyarakat setempat ",Ungkap Martin.

Selanjutnya Tambah Martin, Sudah dari tahun 1981 kami selaku masyarakat telah menguasai tanah tersebut berasal dari hasil tebang tebas, dan sebagian dari tanah tersebut sudah memiliki sertifikat, dan memang betul  tanah tersebut masuk dalam wilayah daerah kelurahan Muaro Ketalo kec.tebo Ilir, kab.tebo, prov.jambi.

"Jadi tujuan masyarkat melakukan aksi penutupan jalan semata untuk menuntut hak  mereka yang selama ini di acuhkan oleh PT.PAH (PERSADA ALAmMHIJAU)",Tambahnya.

Lebih jauh Martin  ketua UMUM DPP LSM MAWAR INDONESIA Menegaskan Diduga PT.PAH lebih kurang 2 tahun belum pernah melakukan kewajiban membayar pajak kepada pemerintah dan di duga juga karyawan PT PAH kurang lebih 34 orang tidak pernah di daftar kan di BPJS KETENAGAKERJAAN,Paparnya Tegas.(HRF GM)

 

 

Mengaku Bisa Gandakan Uang,Penculik Cabul Perdayai Orang Tua Korban





Kisah Petualangan Indrajit (49) Si Penculik Cabul yang melarikan diri dan bersrmbunyi di hutan hidup berpindah pindah di bantu  Istrinya Yati Nuryati (39) membawa 2 orang gadis belia TM(13) dan RA(14) yang masih di bawah umur yang merupakan korban penculikannya berahir sudah di tangan Tim Sulthan klaborasi Satreskrim Polres Tebo dan Satreskrim Polsek Tebo Ilir yang berhasil menangkap pelaku di lokasi persembunyiannya di Desa Sungai Pauh Kecamatan Renah mendalo daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi pada Jumat (23/11/2020) 


Indrajit (49) Si Tersangka saat di jumpai wartawan mengakui bahwa dirinya yang menculik dan membawa lari korban dengan cara  menyusuri hutan dan hidup di dalam areal petkebunan kelapa sawit dan betpindah pindah tempat,Saat mendiami suatu tempat mereka membuat pondok dari terpal plastik dan tinggal tidur bersama di dalam pondok tersebut,Ungkap Indrajit. Senin (23/11/2020)


Kemudian Indrajit mengatakan selama dalam pelarian mereka  tidur bersama dalam satu  pondok Disitulah dirinya mengilir menggauli 2 gadis belia trrsebut berulang ulang kali dan itu dilakukannya di depan istrinya bahkan istrinya pun juga turut digilirnya bersamaan drngan  korban dan sampai beberapa kali terjadi.


Saat di Tanya berapa kali dia melakukan Indrajid menjawab sambil mengingat ngingat.

"Seingat saya, Puluhan kali bang dengan Korban TM (13) sebanyak 20 kali dan Korban RA (14) sebanyak 12 kali. Dan perbuatan tersebut dilakukan di samping istri pelaku. Selain itu juga pernah 4 kali saya lakukan bersamaan dengan istri saya, secara bergilir. Saya khilap semua karena nafsu saya saja. Tidak ada terkait ilmu gaib," ungkapnya.


Pelaku juga mengakui aksi bejatnya dibantu Yanti Nuryanti(39) merupakan istri keempatnya dan Saat ini sang istri  tengah hamil 4 bulan 


Saat ini Indrajit dan  istri telah di gelandang ke Mapolres Tebo unyuk diproses hukum lebih lanjut, Sedangkan kedua orang korbannya telah diamankan, Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Kapolres Tebo AKP. Gunawan Trilaksono .S.I.K kepada awak media dalam Jumpa Pers di Mapolres Tebo,Senin (23/10/2020).


" Semua Pelaku sudah diamankan berikut bukti dan 2 orang  korbannya, Saat ini sedang di lakukan persiapan untuk proses hukum lebih lanjut,Pelaku akan kita jerat dengan pasal perlindungan anak atas kejahatannya  tersebut, Pelaku dan istrinya akan dijerat dengan Pasal  332 KUHPidana Jo UU no.b35 tahun 2014, Perubahan atas UU no.23 tahun 2002,Tentang Perlindungan anak ",Tegas Kapolres (HRF GM)



23 November, 2020

Pekerja PETI Meninggal Tertimbun Longsoran Tanah Saat Menambang


Telah terjadi kecelakaan kerja Seorang Penambang emas tertimbun  longsoran tanah  di lokasi kerja tambang saat sedang melakukan aktifitas Pertambanganan Emas Ilegal (PETI) atau lazim di sebut warga setempat Domfeng Darat .Senin (23/11/2020)


Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun media di ketahui korban seorang laki laki bernama Junaidi bin Hamad Gani  warga RT 10 Desa Tuo ilir, Kecamatan dan diketahui juga lokasi tempat kejadian perkara  Diduga di lahan milik koperasi Tunas Muda dalam kawasan perizinan perusahaan usaha perkebunanKelapa Sawit PT.Persada Harapan Khahuripan (PT.PHK) Grub Makin Dalam wilayah Desa Tuo Ilir  Kecamatan  Tebo Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi.


Sementara itu juga sempat beredar video dalam grub Whass Upp  yang menggambarkan suasana  haru warga desa setempat saat menyambut kedatangan jenazah korban yang di gotong dengan tandu  dari lokasi kejadian kerumah duka. (HRF GM)


 

Kapolres Tebo Press Rilis Kasus Penculikan dan Pencabulan Anak Dibawah Umur

 


Gaungmerdeka.com,TEBO- Satreskrim Polisi Sektor (Polsek) Tebo Ilir berklaborasi dengan Tim Sultan nama  Julukan Satuan Tugas  kriminal Polisi Resort (Polres) Kabupaten Tebo berhasil mengingkap dan meringkus pelaku kriminal penculikan  terhadap dua orang anak remaja putri yang masih di bawah umur pada Jumat(21/11/2020) dan saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tebo.(23/11/2020)


Kapolres Tebo AKB.Gunawan Trilaksono.S.I.K. Dalam keterangannya saat jumpa Pers dengan  wartawan yang di gelar Mapolres Tebo Senin (23/11/2020 )mengungkapkan bahwasannya anggotanya telah berhasil meringkus pelaku dan mengungkap motif yang melatarbelakangi sehingga terjadinya penculikan anak di bawah umur yang saat ini di tangani oleh Polres tebo yang di Pimpimnya.


Kapolres juga  mengungkapkan bahwa pelaku bernam   Indrajit (49), warga Simpang Semangko, RT 17, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kab. Tebo,Dan  dalam melakukan aksinya pelaku dibantu oleh  istrinya yang bernama Yanti  Nuryati (39).Kemudian  Selain itu juga Gunawan menyebutkan anggotanya yang tergabung dalam  Tim Sultan juga berhasil menyelamatkan dua orang korban yaitu RA (14) dan TM (13) yang dibawa kabur oleh pelaku,Ungkapnya.


"Modus operandinya pelaku menawarkan ilmu bank Gaib kepada Nenek korban untuk melakukqn  penggadaan uang dengan cara melakukan Ritual di rumah tersangka,Dalam acara Ritual tersebut tersangka juga mengundang kedua orang Tua korban Untuk hadir kerumahnya namun ternyata Ritual tersebut gagal alis tidak dapat menggadakan uang seperti yang di ceritakannya ",Jelas Kapolres


Selanjutnya Kata Kapolres,Pelaku tidak berhenti di situ saja tapi menawsrkan kembali cara Ritual yang lainya yaitu dengan ilmu penarik Rogo Sukma dengan syarat melibatkan kedua anak remaja perempuan korban namun tetap saja tidak berhasil karena merasa malu dan takut pelaku di bantu istrinya berusaha kabur dengan membawa kedua anak perempuan korban,Paparnya.


"Selama dalam pelarian pelaku hidup berpindah pindah di dalam hutan dan tinggal dan tidur bersama dalam sebuah tenda plastik,dan selama dalam pelariannya itulah  2 orang anak perempuan yang masih di bawah umur ini di setubuhinya secara bergilir dan  pelaku meniduri anak tersebut di hadapan istrinya bwhkwn sampai berkali kali, "Ujarnya Geram.


Kemudian Ditambahkannya lagi Atas kejahatan tersebut, Pelaku dan istrinya akan dijerat dengan Pasal  332 KUHPidana Jo UU no.b35 tahun 2014, Perubahan atas UU no.23 tahun 2002,Tentang Perlindungan anak.(HRF GM)


 

22 November, 2020

Polisi Ringkus Pelaku Penculik Anak Bawah Umur di Tebo

 



Gaungmerdeka.com TEBO - TIM Polsek Tebo Ilir dan Polres Tebo berhasil mengungkap kasus pelarian anak dibawah umur yang terjadi beberapa pekan lalu. Informasi yang dihimpun  menyebutkan jika pada hari jumat tanggal 3O Oktober 2020 sekira pukul 07.00 wib lalu pelapor yang merupakan orang tua dari korban tidak mendapati anaknya RA  dan ponakannya TM di pondok terlapor An.Indrajit.


Pasalnya sebelumnya anak pelapor dan ponakannya itu tidur dipondok terlapor atas ijin pelapor dan orang tua korban. Namun setelah besoknya dicek ke pondok oleh orang tua korban kedua anaknya tersebut sudah tidak ada lagi dipondok itu dan tidak di ketahui kemana pergi dan keberadaannya termasuk juga terlapor.


 


Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan peristiwa itu ke polsek tebo ilir kabupaten Tebo Provinsi Jambi.


 

Pihak kepolisian melakukan pencarian,


Pada hari Sabtu Tanggal  21  Nopember 2020 Unit Reskrim Polsek Tebo Ilir bersama Team Sultan Polres Tebo dibawah pimpinan Kapolsek Tebo Ilir Iptu Pernando Gultom, SH melakukan Penyidikan terhadap Laporan warga yang mengetahui pelaku Melarikan anak dibawah umur ke daerah kecamatan Rendah Mendalu kabupaten Tanjung jabung barat Provinsi Jambi.


Dari hasil penyidikan tersebut polisi ahirnya memperoleh titik terang karena mendapatkan  saksi yang jadi petunjuk tentang keberadaan pelaku,Dalam keterangannya saksi mengetahui bahwa pelaku berada dikebun sawit milik warga bersama istri pelaku dan kedua anak pelapor mereka tinggal dalam sebuah tenda yang terbuat dari plastik.


Berdasarkan keterangan saksi berhasil menemukannya dan kemudian Selanjutnya pelaku berikut istri dan anak yang di culiknya langsung di amankan dan bawa ke Mapolsek Tebo Ilir Untuk proses Hukum lebih lanjut.



Kapolres Tebo AKBP Gunawan trilaksono S.I.K ,melalui Kasat Reskrim Polres Tebo AKP, Mahara Tua Siregar S.I.K, SH kepada media membenarkan atas adanya penangkapan terduga TP yang melarikan anak bawah umur.



" Yaa..,Sementara tersangka yang merupakan Pasutri sudah kita amankan di Mapolsek Tebo Ilir,Sebelumnya Tim yang terdiri dari anggota Polsek Tebo Ilir dan Polres TEBO Telah semalaman melakukan penyisiran hingga sampai ke TANJABBAR sampai ahirnya kita berhasil meringkus dan mengamankan Pelaku Pada hari sabtu  tanggal 21 Nopember 2020 pukul 23.45 wib di Rt 10 desa Sungai paur kec.Renah mendalu kab.Tanjabbar prov.Jambi ",Sebut KASAT.


 


Kemudian sambung Kasat menjelaskan, Bahwa penangkapan TP yang melarikan anak bawah umur adalah Merupakan Pengembangan dari Dasar LP atau Dumas yang tertuang dalam surat - Laporan Polisi,Sambungnya Sambil tunjukan beberapa lembar surat padavwartawan


" Ini Surat Polisinya, Nomor LP/B-23 /XI/2020 / JAMBI /RES TEBO /SEKTOR TEBO ILIR, Tgl 06 November 2020, Surat Perintah Tugas nomor : Sp.gas / 10 / XI/ 2020/ Reskrim , Tanggal 21 November 2020., Surat Perintah Penyidikan nomor : Sp.dik / 10 / XI/ 2020 / Reskrim , Tanggal 21 Nopember 2020, Surat Perintah Dimulainya Penyidikan nomor Spdp/ 10 / XI / 2020 / Reskrim , tanggal 20 November 2020, Surat perintah Penangkapan nomor : sp.kap / 14 / XI/2020/ Reskrim,tanggal 21 November 2020 An.Indrajit, Surat Perintah Penangkapan nomor : Sp.kap / 15 / XI/ 2020/ Reskrim tanggal 21 November 2020 an.Nuryati Bin Marno.Beber  Kasat lagi pada wartawan.



Lebih jauh Kasat memaparkan, Untuk Sementara di ketahui jika orang tua korban ID Bin MD berdomisili ,Rt 17 Rw 01 Simpang Semangko Kel.Sei.Bengkal Kec.Tebo Ilir Kab.Tebo Provinsi Jambi, Dan untuk sementara ini Pelaku yang merupakan Pasutri yakni Indrajit , 55 tahun,Buruh Tani,Islam,alamatRt 17 Simpang Semangko Kel.sei.bengkal,kec.tebo ilir kab.tebo dan Tempat tanggal lahir 15, Desa A1 Bedengseng Kec.Sungai Lilin Kab.Banyu Asin Provinsi Sumatra Selatan Dan istrinya Nuryati Bin Marno, 39 thn ,Irt,islam,alamat Rt 17 Simpang Semangko kel.sei.bengkal kec.tebo ilir, Asal Tempat Tinggal .Rt 15 desa A1 bedengseng kec.sungai lilin kab.banyu asin dan sudah kita amankan di Mapolsek Tebo Ilir, Dan akan dikenakan Pasal yg Diterapkan , Pasal  332 KUHPidana Jo UU no.35 tahun 2014 Perubahan atas UU no.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan anak,Papar Kasat.


Terahkir kata Kasat, langkah selanjutnya adalah Menyerahkan tersangka dan barang bukti ke polres tebo.


"Kita sudah Koordinasi dengan Unit PPA Polres Tebo. Dan Tersangka beserta Barang Bukti yang sudah diamankan seperti 1(Satu) Unit Hp OPPO Warna putih, 1 (satu )Unit Hp Strabery warna hitam,  1( satu ) pucuk kecepet warna coklak, 1 (satu ) lembar baju kaos warna hitam putih belang.1 (satu ) lembar baju warna orange.

Melengkapi Mindik untuk Kirim SPDP ke JPU, pelapor dan terlapor. Berikan Sp2hp kepada pelapor. Lakukan Input data ke E-Penyidikan untuk Melaporkan Kepada Pimpinan,Tutup Kasat.(YS/HRF GM)


 



Gaungmerdeka.com

Seorang Ketua RT Tewas di Bacok Ipar Dengan Parang

Gaungmereka.com,TEBO- Jatmiko (40)  warga Desa Sido Rukun Tewas mengenaskan akibat di  dibacok dengan sebilah parang oleh Sumardi yg masih s...